Asma Binti Al Yazeed

#‎WomenandShariah #‎WomenAgainstFeminism

Namanya adalah Asma binti Yazid bin al-Sakn al-Ansariyyah, Ia dijuluki dengan gelaran : Khateebatun Nisaa - Juru Bicara Wanita, kerana kefasihannya dalam berbicara. Asma adalah anak saudara kepada seorang Sahabat terkemuka Mua'dz bin Jabal. Asma terkenal atas kejujuran dan tahap intelektualnya yang tinggi. Dia merawat para pejuang Muslim yang terluka selama Pertempuran Yarmuk, dan ketika pertempuran semakin memanas, Asma meraih tongkat besi dari tendanya dan mulai berjuang bersama tentara Muslim, menewaskan sembilan tentera Romawi.

Al-Haafidz Ibn 'Abdul Bar pernah berkata tentang dirinya:
Hal ini disebutkan bahawa Asma binti al Yazeed datang kepada Rasulullah (shallallahu 'alaihi wa sallam) dan berkata:


"Wahai Rasulullah sesungguhnya saya adalah utusan bagi seluruh wanita muslimah yg di belakangku seluruhnya mengatakan sebagaimana yang aku katakan dan seluruhnya berpendapat sebagaiamana aku berpendapat. Sesungguhnya Allah SWT mengutusmu bagi seluruh lelaki dan wanita kemudiaan kami beriman kepada anda dan memba’iat anda. Adapun kami para wanita terkurung dan terbatas gerak langkah kami. Kami menjadi pengurus rumah tangga kaum lelaki dan kami adalah tempat untuk memenuhi keinginan mereka, kamilah yang mengandung anak-anak mereka. Akan tetapi kaum lelaki mendapat keutamaan melebihi kami dengan shalat Jum'at, mengantarkan jenazah dan berjihad. Apabila mereka keluar untuk berjihad kamilah yang menjaga harta mereka, yang mendidik anak-anak mereka, maka apakah kami juga mendapat pahala sebagaimana yang mereka dapat dengann amalan mereka?

Setelah mendengar hal ini, Nabi (shallallahu 'alaihi wa sallam) menoleh ke arah sahabat lelaki dan berkata:
"Pernahkah Anda mendengar seorang wanita bertanya tentang agamanya dengan cara yang lebih baik dari perempuan ini?"
Para sahabat menjawab:

“Benar kami belum pernah mendengarnya ya Rasulullah!”

Nabi (shallallahu 'alaihi wa sallam) kemudian menjawab kepadanya:
“Kembalilah wahai Asma’ dan khabarkanlah kepada para wanita yang berada di belakangmu bahawa perlakuan baik salah seorang mereka kepada suaminya dan meminta keredhaan suaminya saatnya ia untuk mendapat persetujuannya itu semua dapat mengimbangi seluruh amal yang kamu sebutkan yang dikerjakan oleh kaum lelaki."

Maka kembalilah Asma’ sambil bertahlil dan bertakbir merasa gembira dengan apa yang disabdakan Rasulullah saw.

#womenandshariah #‎wanitadansyariah
SHARE THIS

0 comments:

Post a Comment