Motivasi Ramadhan Ketiga: Percaya Dengan Janji Allah SWT [1]

Percaya Dengan Janji Allah SWT

“Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu.” (TMQ Al-Baqarah [2] : 185).

“Sesungguhnya Kami mengetahui bahwasanya apa yang mereka katakan itu menyedihkan hatimu, (janganlah kamu bersedih hati), kerana mereka sebenarnya bukan mendustakan kamu, akan tetapi orang-orang yang zalim itu mengingkari ayat-ayat Allah. Dan sesungguhnya telah didustakan (pula) rasul-rasul sebelum kamu, akan tetapi mereka sabar terhadap pendustaan dan penganiayaan (yang dilakukan) terhadap mereka, sampai datang pertolongan Allah kepada mereka. Tak ada seorangpun yang dapat mengubah kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Dan sesungguhnya telah datang kepadamu sebahagian dari berita rasul-rasul itu.” (TMQ . Al-An’ām [6] : 33-34).

Sesungguhnya percaya dengan janji Allah SWT merupakan asas yang mana semua kaum Muslim wajib mengimaninya dengan teguh dan kukuh, sehingga tidak ada tercampur sedikitpun keraguan di dalamnya.

Allah SWT berfirman: “Adapun orang-orang yang beriman, maka mereka yakin bahawa perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka.” (TMQ. Al-Baqarah [2] : 26).

Ini kerana, tidak percaya dengan janji Allah SWT, atau masih meragukan janji itu, adalah di antara sifat orang-orang kafir dan munafik, yang mana di dalam hati mereka terdapat penyakit.

Allah SWT berfirman: “Adapun mereka yang kafir mengatakan: “Apa yang diinginkan Allah dengan perumpamaan ini?”. (TMQ . Al-Baqarah [2] : 26). []
SHARE THIS

0 comments:

Post a Comment