Antara Ilmu & Harta

"Tiga perkara, aku bersumpah atasnya dan aku akan mengatakan suatu perkara pada kalian, hendaklah kalian menjaganya." Rasulullah saw bersabda: "Tidaklah harta seseorang berkurang kerana sedekah, tidaklah seseorang diperlakukan secara kejam lalu ia bersabar melainkan Allah akan menambahkan kemuliaan untuknya dan tidaklah seorang hamba membuka pintu meminta-minta melainkan Allah akan membukakan pintu kemiskinan untuknya -atau kalimah sepertinya- dan aku akan mengatakan suatu hal pada kalian, hendaklah kalian menjaganya." Rasulullah saw bersabda: "Sesungguhnya dunia itu untuk empat (jenis) manusia; Pertama, seorang hamba yang dikuniakan Allah harta dan ilmu, dengan ilmu dia bertakwa kepada Allah dan dengan harta dia menyambung silaturrahim dan dia mengetahui Allah memiliki hak padanya dan ini adalah kedudukan yang paling baik. Kedua, selanjutnya hamba yang diberi Allah ilmu tapi tidak diberi harta, niatnya tulus ikhlas, dia berkata: Andainya aku memiliki harta nescaya aku akan melakukan seperti amalan si fulan, maka dia mendapatkan apa yang dia niatkan, pahala mereka berdua sama. Ketiga, seterusnya hamba yang diberi harta oleh Allah tapi tidak diberi ilmu, dia dengan semborono tanpa ilmu menggunakan hartanya, dia tidak takut kepada Tuhannya dengan harta itu dan tidak menyambung silaturrahimnya serta tidak mengetahui hak Allah padanya, ini adalah peringkat terburuk. Keempat, selanjutnya orang yang tidak diberi Allah harta atau pun ilmu, dia berkata: Andai aku punya harta tentu aku akan melakukan seperti yang dilakukan si fulan yang semborono membelanja hartanya, dan niatnya benar, dosa keduanya sama." Berkata Abu Isa: hadis ini hasan shahih. [HR Tirmidzi: 2247].


Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dan terdapat pada kitab Sunan Tirmidzi nombor 2247 (berdasarkan penomboran Al-Alamiyah). Hadis yang lengkap dapat dilihat pada aplikasi Ensiklopedia Hadis 9 Imam.


SHARE THIS

0 comments:

Post a Comment