Pernyataan Amir Hizb ut Tahrir Mengenai Peristiwa Terbaru di Aleppo

Pernyataan Amir Hizb ut Tahrir, Syeikh Ata Abu Ar-Rashtah mengenai peristiwa terbaru di Aleppo:

"Dengan semua yang terjadi ini, sebanyak apapun Aleppo ditimpa dengan kehancuran, ia akan bangkit kembali, dan seluruh Negeri as-Syam khususnya Aleppo, akan tetap menjadi belati beracun di dalam leher Amerika, Rusia, para pengikut, dan pendukung mereka. Ia akan memberikan mereka malam-malam tanpa mereka dapat tidur dan akan membunuh mereka kerana kejahatan mereka.

Mereka tidak akan menikmati kemenangan seperti yang mereka dakwa. Jika mereka mampu masuk ke suatu negara hanya setelah negara itu hancur, maka itu adalah kemenangan palsu. Jika mereka mengalahkan pejuang hanya setelah ia syahid, itu adalah 'kemenangan' pecundang. Dan jika mereka mengumpulkan roket-roket penghancur dan laras-laras peledak, juga ratusan atau ribuan tentera, namun tidak mampu berhadapan langsung dengan mereka (para pejuang) kecuali melalui udara dengan kapal-kapal perang dan peluncur roket canggih, ini adalah kemenangan seorang pengecut yang takut bertemu manusia, manusia yang nyata, dan 'kemenangan' seperti ini tidak akan bertahan.

Amerika Syarikat, Rusia, beserta sekutu dan pengikut mereka ingin mengulangi kejahatan mengerikan, mengikuti jejak saudara-saudara mereka Tentara Salib, Mongol, dan Tatar Kuno di Irak dan as-Syam (Levant), tetapi mereka tidak mengambil pelajaran bagaimana nasib mereka pada akhir cerita!

Mereka tumbang oleh kaum Muslim dari negara mereka sendiri, dan kebanggaan Islam dan umat Islam kembali. Mereka memperkuat Khilafah mereka, dan mereka membuka kota Heraklius yang kemudian menjadi kota Islam, "Istanbul", dan mereka telah maju hingga ke Moskow dan mengetuk pintu Wina. Hari-hari akan menjadi saksi perubahan, dan hari esok itu dekat bagi orang yang menantinya.

"Dan orang-orang yang zalim itu kelak akan mengetahui ke tempat mana mereka akan kembali." [TMQ asy-Syu'araa': 227]"

Syeikh Ata bin Khalil Abu Ar-Rashtah
Amir Hizb ut Tahrir
SHARE THIS

0 comments:

Post a Comment